Tampilkan postingan dengan label benarkah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benarkah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juni 2018

Benarkah Kiblat Bergeser


Setiap tahun, ada dua waktu saat di mana matahari berada tepat di atas Ka’bah di Mekah. Pada peristiwa yang disebut istiwa’ a’zhom ini, kaum muslimin di tempat lain yang tidak bisa melihat Ka’bah bisa mengecek arah kiblatnya (rashdul qiblah – رصد القبلة)

Pada saat itu, semua bayangan benda yang tegak akan lurus ke arah kiblat. Dan pada tahun 1439 Hijriyah ini ia akan terjadi pada hari Senin, 12 Ramadhan 1439 H (28 Mei 2018) jam 16:18 WIB.

Berdasarkan data astronomi, Minggu (27/05/2018) dan Senin (28/05/2018), matahari akan melintas tepat di atas Ka'bah. Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah.

Peristiwa semacam ini dikenal juga dengan nama Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah. Yaitu, waktu Matahari di atas Ka'bah di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

Momentum ini dapat digunakan bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya.

Caranya adalah dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.

ada beberapa hal yang perlu diperhaikan dalam proses verifikasi arah kiblat, yaitu:

1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan Lot/Bandul
2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata
3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom.

Senin, 12 Februari 2018

Benarkah Rasulullah Pernah Melihat Allah?

Benarkah Rasulullah Pernah Melihat Allah?

Yuk simak jawabannya, melalui hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari. Dari Aisyah Radliallahu 'Anha

Telah menceritakan kepada kami Yahya Telah menceritakan kepada kami Waki' dari Ismail bin Abu Khalid dari 'Amir dari Masruq dia berkata; Aku bertanya kepada 'Aisyah radliallahu 'anha wahai Ibu,

Apakah benar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah melihat Rabbnya?

Aisyah menjawab; Sungguh rambutku berdiri (karena kaget) atas apa yang kamu katakan. Tiga perkara yang barang siapa mengatakannya kepadamu, maka sungguh ia telah berdusta.

Barang siapa mengatakan kepadamu bahwa Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam pernah melihat Rabbnya, maka ia telah berdusta. Lalu Aisyah membaca ayat; Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (Al An'am: 103).

Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir. (As Syura: 51).

Dan barang siapa yang mengatakan kepadamu bahwa beliau mengetahui apa yang akan terjadi pada hari esok maka ia telah berdusta. Lalu Aisyah membaca ayat; Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. (Luqman: 34).

Dan barang siapa yang mengatakan kepadamu bahwa beliau menyembunyikan sesuatu, maka ia telah berdusta. Lalu Aisyah membaca ayat; Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. (Al Maidah; 67).

Hanya saja beliau pernah melihat bentuk Jibril dua kali.

√ Hadits Bukhari

Shahih